Senin, 30 Mar 2026

PRESS RELEASE

KBM Diawali dengan Silaturahmi, Kepala MTsS Persis Sumedang: Tekankan Penguatan Kebersamaan Pasca Id

  • 30 Mar 2026, 12:59 WIB
  • Evi Nursanti Rukmana
  • 2 menit baca
  • 5 kali dibaca
KBM Diawali dengan Silaturahmi, Kepala MTsS Persis Sumedang: Tekankan Penguatan Kebersamaan Pasca Id
30
Mar
26
Komunitas
Bagikan:

SUMEDANG – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MTsS Persis Sumedang diawali dengan kegiatan silaturahmi sebagai momentum pembuka aktivitas pembelajaran pascalibur Idulfitri 1447 H pada Senin (30/3/2026).


Acara silaturahmi tersebut dibuka dan dipandu langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Moch. Ridwan Nugraha, S.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya memperkuat kembali kebersamaan, kedisiplinan, serta semangat belajar peserta didik setelah libur Idulfitri. Ia juga mengajak seluruh warga madrasah menjadikan momentum awal KBM sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan etos belajar di lingkungan madrasah.


Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan peserta didik dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Momentum silaturahmi menjadi sarana saling memaafkan serta mempererat kembali hubungan kekeluargaan setelah libur panjang Idulfitri.


Sebelumnya, rangkaian pembuka KBM juga diawali dengan tausiyah dari Kepala MTsS Persis Sumedang, Budi Setiawan, S.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga kebersamaan, meningkatkan kedisiplinan, serta kembali menumbuhkan semangat belajar setelah Idulfitri. Ia mengingatkan bahwa momentum kembali ke madrasah harus menjadi awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas akhlak serta prestasi peserta didik.


Budi Setiawan pun dalam tausiyahnya menyitir sabda Rasulullah SAW tentang enam hak seorang muslim terhadap muslim lainnya, yaitu: mengucapkan salam ketika bertemu, memenuhi undangan, memberi nasihat, mendoakan orang yang bersin (mengucapkan “yarhamukallah”), menjenguk orang yang sakit, serta mengiringi jenazah hingga ke pemakaman.


“Kebersamaan ini harus kita jaga agar tumbuh rasa saling menghargai, disiplin, dan semangat dalam menuntut ilmu,” ujarnya.


Di akhir tausiyah, Budi Setiawan menyampaikan doa tahniyah kepada seluruh warga madrasah dengan iringan doa “Taqabbalallahu minna wa minkum” sebagai ungkapan saling mendoakan agar amal ibadah di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT. “Taqabbalallahu minna wa minkum,” pungkasnya.


Puncak acara silaturahmi ditutup dengan kegiatan mushafahah, yakni bersalam-salaman antara peserta didik dengan para guru. Suasana haru dan penuh kehangatan tampak mewarnai momen tersebut sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan madrasah.


Kegiatan pembuka KBM tersebut berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan, serta menjadi awal yang positif dalam mengawali kembali proses pembelajaran di madrasah setelah libur Idulfitri 1447 H.

 

Penulis: Mahdi

Editor: Fachri





Terakhir diperbarui: 30 Mar 2026 12:59 WIB