26
Cimalaka—Langit malam perlahan meredup ketika langkah-langkah jamaah mulai mengarah ke Masjid Al Furqon Mandalaherang, Sabtu (18/4/2026). Di tengah rutinitas yang tak kunjung usai, majelis Pengajian Malam Ahad kembali digelar oleh Pimpinan Cabang Persatuan Islam Cimalaka, menghadirkan ruang teduh bagi mereka yang ingin sejenak menepi dari hiruk pikuk dunia.
Jarum jam menunjukkan pukul 20.00 WIB ketika jamaah mulai memenuhi saf. Suasana yang awalnya riuh perlahan berubah hening. Malam itu, bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi perjumpaan yang menghidupkan harapan—tentang ketenangan yang dijanjikan dalam setiap majelis ilmu.
Dalam pengajian tersebut, Agus Susilo Saefullah hadir sebagai mubaligh. Ia mengajak jamaah untuk kembali memaknai pentingnya berkumpul dalam kebaikan, membaca dan memahami Al-Qur’an, serta menguatkan ukhuwah di tengah tantangan zaman.
“Majelis ilmu bukan hanya tempat mendengar, tetapi tempat memperbaiki diri,” ungkapnya di hadapan jamaah yang menyimak dengan khusyuk.
Pengajian Malam Ahad ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga bagian dari ikhtiar dakwah yang terus dihidupkan oleh masyarakat setempat. Hadits Nabi yang menyebutkan turunnya sakinah, diliputinya rahmat, serta hadirnya malaikat dalam majelis ilmu menjadi penguat spiritual yang dirasakan langsung oleh para peserta.
Sejumlah jamaah mengaku merasakan ketenangan tersendiri setiap mengikuti pengajian tersebut. Bagi mereka, malam Ahad bukan lagi sekadar penutup akhir pekan, tetapi awal untuk memperbaiki diri di pekan berikutnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran literasi keagamaan di tengah masyarakat. Tidak hanya membaca teks suci, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah derasnya arus informasi dan distraksi digital, majelis seperti ini hadir sebagai ruang alternatif—tempat manusia kembali belajar mendengar, merenung, dan menata hati.
Malam pun semakin larut. Namun bagi mereka yang hadir, cahaya itu justru baru saja menyala—dari ayat-ayat yang dibaca, dari nasihat yang disampaikan, dan dari tekad yang diam-diam diperbarui dalam dada.