26
Sumedang, 27 Mei 2026 — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penggunaan anggaran negara untuk program bantuan hewan kurban Presiden Republik Indonesia kembali menjadi perhatian publik. Di tengah berbagai tanggapan masyarakat mengenai penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pengadaan sapi kurban, Majelis Ulama Indonesia menegaskan bahwa program tersebut tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia, Asrorun Niam Sholeh, menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, yang bersumber dari APBN diperbolehkan karena ditujukan untuk kemaslahatan masyarakat luas. Menurutnya, dalam perspektif fikih, penggunaan anggaran negara untuk kepentingan sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat kepada umat dapat dibenarkan selama sesuai dengan aturan serta prinsip kemanfaatan publik.
“Dalam perspektif syariat, penggunaan dana negara untuk kepentingan kemaslahatan umat diperbolehkan selama sesuai dengan ketentuan hukum dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan yang beredar di sejumlah media nasional.
Program bantuan sapi kurban Presiden setiap tahun menjadi bagian dari bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Hewan kurban yang disalurkan umumnya memiliki bobot besar dan diperuntukkan bagi masjid, pondok pesantren, serta lembaga keagamaan yang dinilai layak menerima bantuan tersebut.
Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Masjid Pimpinan Cabang Persatuan Islam Sukasari Al Qudwah yang berlokasi di kawasan Perum Griya Jatinangor 1, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, masjid tersebut menerima bantuan seekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto dengan bobot mencapai lebih dari 900 kilogram.
Suasana syukur dan kebahagiaan menyelimuti keluarga besar Masjid Al Qudwah saat menerima bantuan hewan kurban tersebut. Bantuan itu disambut antusias oleh para pengurus dewan kemakmuran masjid, jamaah, serta masyarakat sekitar. Kehadiran sapi kurban berbobot besar tersebut dinilai menjadi bentuk perhatian sekaligus kepedulian Presiden Republik Indonesia terhadap masyarakat dan syiar keagamaan di daerah.
Ketua Pimpinan Cabang Persatuan Islam Sukasari, Handi Handriyan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia tersebut. Menurutnya, bantuan itu merupakan amanah yang harus dijaga dan disalurkan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat yang berhak menerima.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan hewan kurban ini. Mudah-mudahan membawa keberkahan bagi masyarakat Sukasari dan menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat berbagi, ukhuwah Islamiyah, serta kepedulian sosial di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa momentum Hari Raya Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga menjadi sarana pendidikan sosial dan spiritual bagi masyarakat. Nilai pengorbanan, keikhlasan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama menjadi pesan penting yang terkandung dalam pelaksanaan ibadah kurban.
Lebih lanjut, Handi Handriyan menuturkan bahwa proses penyembelihan hewan kurban nantinya akan dilaksanakan dengan melibatkan panitia, pengurus masjid, pemuda, serta masyarakat sekitar. Pendistribusian daging kurban akan diprioritaskan kepada warga yang membutuhkan agar manfaat kurban dapat dirasakan secara luas dan merata.
Menurutnya, kegiatan kurban setiap tahun juga menjadi momentum mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk membangun rasa kepedulian, kebersamaan, serta semangat saling membantu dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, sejumlah jamaah dan warga sekitar mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat di lingkungan Sukasari. Mereka berharap bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Di sejumlah daerah lain di Indonesia, bantuan sapi kurban Presiden juga disambut antusias oleh masyarakat. Selain menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap umat Islam, program tersebut dinilai mampu memperkuat semangat berbagi, meningkatkan kepedulian sosial, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dalam momentum Hari Raya Iduladha.
Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2026 diketahui menyalurkan ribuan sapi kurban ke berbagai daerah, masjid, pondok pesantren, dan lembaga keagamaan di Indonesia sebagai bagian dari program bantuan hewan kurban pemerintah dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Penulis: Mahdi
Editor: Fachri