Jumat, 24 Jul 2026

PRESS RELEASE

Hari Anak Nasional 2026, SD Telaga Cendekia Perkuat Budaya Literasi Melalui Pembiasaan Sehari-hari

  • 23 Jul 2026, 13:38 WIB
  • Evi Nursanti Rukmana
  • 2 menit baca
  • 26 kali dibaca
Hari Anak Nasional 2026, SD Telaga Cendekia Perkuat Budaya Literasi Melalui Pembiasaan Sehari-hari
23
Jul
26
Komunitas
Bagikan:

SUMEDANG – SD Telaga Cendekia memaknai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dengan memperkuat budaya literasi sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Sekolah tidak menggelar upacara khusus, melainkan mengedepankan pembiasaan positif yang telah menjadi bagian dari kehidupan belajar sehari-hari.


Kepala SD Telaga Cendekia, Odah, mengatakan bahwa setiap hari anak-anak mendapatkan sambutan hangat, diajak berdoa, dan mengikuti pembelajaran yang menyenangkan. Menurutnya, pendidikan yang ramah anak merupakan fondasi bagi tumbuhnya minat baca, rasa ingin tahu, dan kebiasaan belajar sepanjang hayat.


"Karena sebenarnya setiap hari di SD Telaga Cendekia anak-anak diperlakukan dengan istimewa. Setiap pagi mereka disambut dengan hangat, diajak berdoa, dan menjalani pembelajaran yang menyenangkan. Kami juga tidak melaksanakan upacara karena jumlah siswa sekarang semakin banyak, sehingga lokasi upacara sedang dipersiapkan untuk dipindahkan ke tempat yang lebih memadai," ujarnya.


Sebagai bentuk refleksi Hari Anak Nasional, setelah salat Zuhur berjamaah seluruh warga sekolah akan berdoa bersama untuk anak-anak Indonesia. Guru juga akan menyampaikan makna Hari Anak Nasional sebagai penguatan karakter sekaligus menanamkan nilai-nilai kepedulian, tanggung jawab, dan semangat belajar.


Peringatan Hari Anak Nasional 2026 mengusung tema "Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045." Bagi SD Telaga Cendekia, tema tersebut selaras dengan upaya membangun budaya literasi. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi dengan baik, serta menumbuhkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui pembiasaan membaca, berdiskusi, bertanya, mendengarkan, dan merefleksikan pengalaman belajar, sekolah berharap peserta didik tumbuh menjadi generasi yang gemar belajar, kreatif, dan berkarakter. Dengan demikian, semangat Hari Anak Nasional tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi menjadi bagian dari budaya literasi yang mengantarkan anak-anak menjadi generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045.


Penulis: Mahdi

Editor: Fachri



Terakhir diperbarui: 23 Jul 2026 13:38 WIB