Sabtu, 25 Jul 2026

PRESS RELEASE

TBM Riang Cendikia Sumedang Ciptakan \"Literatopia\", Ajak Anak Bahagia Dulu Baru Cinta Baca

  • 25 Jul 2026, 10:08 WIB
  • Evi Nursanti Rukmana
  • 2 menit baca
  • 25 kali dibaca
TBM Riang Cendikia Sumedang Ciptakan \"Literatopia\", Ajak Anak Bahagia Dulu Baru Cinta Baca
25
Jul
26
Komunitas
Bagikan:

SUMEDANG – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Riang Cendikia Library & Playhouse menghadirkan konsep literasi yang berbeda melalui program bertajuk "Literatopia", sebuah pendekatan yang mengedepankan kebahagiaan anak sebagai langkah awal untuk menumbuhkan minat baca.


Pendiri TBM Riang Cendikia, Arizumi, menjelaskan bahwa taman bacaan yang didirikannya pada 2024 berawal dari pengelolaan Sudut Baca di Madrasah Diniyah Takmiliyah sejak 2015. Kini, TBM tersebut telah memiliki sekitar 1.500 koleksi buku anak, dengan 1.000 di antaranya merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional pada 2024. Arizumi juga merupakan salah seorang penulis dalam buku antologi Hacking Cahaya Sumedang, yang memuat praktik-praktik baik gerakan literasi di Kabupaten Sumedang.


Menurut Arizumi, taman bacaan bukan sekadar tempat membaca, melainkan ruang yang mampu membuat anak merasa aman, bahagia, dan diterima. Dari filosofi tersebut lahirlah konsep Literatopia, yaitu pengalaman ketika anak larut dalam aktivitas membaca, berdoa, dan bermain hingga lupa waktu karena merasa nyaman dan gembira.


Untuk mewujudkan konsep tersebut, TBM Riang Cendikia mengembangkan tiga pilar layanan. Pilar pertama adalah Layanan Tetap, yang meliputi kelas rutin setiap dua pekan serta Pop-up Class setiap hari dengan pendekatan Montessori. Pilar kedua adalah Layanan Bergerak, seperti ReadShow ke madrasah, Playdate, dan Kemah Literasi. Sementara pilar ketiga, Literasi Karya, mencakup kegiatan kreatif di bidang literasi, gizi, ekologi, sains, jasmani, hingga produksi buku.


Tentang lokasi keberadaan TBM Riang Cendikia, Arizumi menuturkan bahwa taman bacaan tersebut beralamat di Griya Jatinangor II Blok A3 Nomor 6, Desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Lokasi tersebut dipilih agar mudah diakses oleh anak-anak dan masyarakat sekitar sebagai ruang belajar, bermain, serta mengembangkan budaya literasi dalam suasana yang aman, nyaman, dan menyenangkan. TBM ini juga dilengkapi berbagai fasilitas ramah anak, di antaranya rak buku dengan sistem warna, karpet baca, alat peraga Montessori, lapangan bermain, dan mushala.


Arizumi berharap keberadaan TBM Riang Cendikia dapat menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk mengembangkan kecintaan terhadap literasi sekaligus membangun karakter. Menurutnya, dari ruang sederhana tersebut diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga mandiri, percaya diri, dan mampu menghargai diri sendiri.


Penulis: Mahdi

Editor: Fachri



Terakhir diperbarui: 25 Jul 2026 10:08 WIB