26
Sumedang — Suasana khidmat dan penuh konsentrasi menyelimuti ruang-ruang kelas MDTU Nurul Iman pada awal Mei 2026. Sebanyak 21 siswa tingkat akhir mengikuti Ujian Akhir Berstandar Nasional Diniyah Takmiliyah Ula (UABN-DTU) Tahun Pelajaran 2025–2026, yang menjadi penentu capaian belajar mereka selama menempuh pendidikan diniyah.
Pelaksanaan ujian berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 4–7 Mei 2026. Ujian dilaksanakan setiap hari pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB sebagai bagian dari evaluasi capaian pembelajaran siswa di jenjang diniyah takmiliyah ula.
Pada hari pertama, Senin (4/5/2026), ujian meliputi mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits. Selanjutnya, Selasa (5/5/2026), siswa mengikuti ujian Akidah dan Akhlak. Hari ketiga, Rabu (6/5/2026), mata pelajaran yang diujikan adalah Fikih dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Adapun pada hari terakhir, Kamis (7/5/2026), ujian ditutup dengan mata pelajaran Bahasa Arab.
Kepala MDTU Nurul Iman, Hj. Yayah Rokayah, Dra., menyampaikan bahwa pelaksanaan UABN-DTU merupakan bagian penting dalam proses evaluasi pembelajaran siswa. “Ujian ini bukan hanya untuk mengukur kemampuan akademik, tetapi juga untuk menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada para siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran pelaksanaan ujian. “Kami memastikan seluruh sarana dan prasarana tersedia dengan baik, serta pengawas menjalankan tugas secara profesional agar ujian berlangsung tertib dan kondusif,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan UABN-DTU, kegiatan pembelajaran untuk sebagian peserta didik lainnya diliburkan. “Untuk mendukung kelancaran ujian, siswa tingkat TK, kelas 1–2 I’dadiyah, serta kelas 2–5 Diniyah kami liburkan sementara,” jelasnya.
Panitia juga telah menetapkan jadwal pengawas ujian guna memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan berjalan sesuai prosedur. Pada hari pertama, Senin, pengawasan dilakukan oleh Elsah Susanti dan Mahdi. Selanjutnya, Selasa, pengawasan dilaksanakan oleh Irwan Febrian, S.Pd.I. Memasuki hari ketiga, Rabu, pengawasan dilakukan oleh Reni Heryani dan Dedeh Sumiati, S.Pd.I. Sementara pada hari terakhir, Kamis, pengawasan dipercayakan kepada Ela Nurlaila.
Penjadwalan pengawas tersebut disusun secara sistematis sebagai bagian dari upaya menjaga integritas ujian, sehingga setiap peserta dapat mengikuti ujian dengan jujur, tertib, dan penuh tanggung jawab. Kehadiran pengawas di setiap sesi juga diharapkan mampu menciptakan suasana ujian yang kondusif dan mendukung konsentrasi para siswa.
Panitia pelaksana memastikan kesiapan teknis, mulai dari ruang ujian hingga kelengkapan administrasi. Para siswa diimbau untuk menjaga kesehatan serta mempersiapkan diri secara optimal selama ujian berlangsung.
Dengan pelaksanaan UABN-DTU ini, MDTU Nurul Iman berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
penulis: Mahdi
Editor: Fachri