26
SUMEDANG — SMK PGRI Tanjungmedar menggelar kegiatan “Paturay Tineung” bagi siswa-siswi kelas XII pada Kamis (14/05/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di lingkungan sekolah.
Kegiatan perpisahan tersebut mengusung tema “Lulus Linuhung, Mapag Mangsa Nu Gemilang”, yang mengandung makna mendalam sebagai harapan agar seluruh lulusan tidak hanya sekadar menuntaskan pendidikan formal, tetapi juga mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter kuat, berakhlak baik, serta siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan dengan penuh optimisme dan semangat juang yang tinggi.
Acara Paturay Tineung diisi dengan beragam agenda yang telah disiapkan pihak sekolah, mulai dari upacara adat yang sarat nilai kearifan lokal, pentas seni sebagai ajang ekspresi bakat dan kreativitas siswa, bazar PKK yang melibatkan partisipasi warga sekolah, program service gratis sebagai bentuk pengabdian, hingga berbagai hiburan yang menambah kemeriahan suasana perpisahan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai seremoni pelepasan siswa, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran sosial, kebersamaan, dan penghargaan atas proses pendidikan yang telah dilalui selama tiga tahun.
Nuansa budaya Sunda menjadi salah satu elemen penting dalam kegiatan ini, terutama melalui pelaksanaan upacara adat yang dihadirkan sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai tradisi lokal di lingkungan pendidikan. Sementara itu, pentas seni menjadi ruang aktualisasi diri bagi siswa untuk menampilkan berbagai kemampuan terbaik, mulai dari seni tari, musik, hingga kreasi pertunjukan lainnya yang mencerminkan kreativitas generasi muda.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum Susi Sumartini, S.Pd.I. menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, upacara adat menjadi sarana penguatan nilai budaya dan identitas lokal, sementara pentas seni menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, serta kepercayaan diri siswa.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bazar PKK merupakan bentuk aktualisasi pembelajaran berwirausaha bagi anak-anak GRIDAR sebagai implementasi dari program BMW (Bekerja, Wirausaha, dan Melanjutkan Pendidikan). Pembelajaran yang melibatkan siswa secara penuh tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah sebagai sumber belajar, mengingat sebagian besar lulusan SMK PGRI Tanjungmedar memilih jalur wirausaha setelah lulus.
“Berwirausaha adalah pilihan mayoritas lulusan SMK PGRI Tanjungmedar atau yang kami sebut GRIDAR, sehingga kami merasa perlu melibatkan kegiatan PKK (Projek Kreatif Kewirausahaan) dalam setiap event sekolah. Mudah-mudahan bazar PKK ini bisa membangkitkan jiwa wirausaha siswa sehingga mampu membantu mengendalikan angka pengangguran lulusan SMK,” ungkapnya.
Kegiatan bazar dan program service gratis juga dinilai memberikan nilai edukatif dan sosial, di mana siswa dilatih untuk memiliki kepedulian terhadap masyarakat, kerja sama tim, serta kemampuan mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh di bangku sekolah ke dalam kehidupan nyata.
Kepala SMK PGRI Tanjungmedar, Ine Sukartini, S.Pd., M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh siswa kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun dengan penuh perjuangan.
Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan etika sebagai bekal utama di masa depan.
“Kelulusan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih luas. Jadilah lulusan yang membanggakan orang tua, sekolah, dan masyarakat,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan Paturay Tineung ini menjadi momentum yang berkesan dan penuh makna bagi para siswa sebelum melanjutkan perjalanan ke jenjang berikutnya, baik di dunia kerja, berwirausaha, maupun pendidikan yang lebih tinggi.
Penulis: Mahdi
Editor: Fachri