26
Sumedang — Madrasah Tsanawiyah Swasta Persatuan Islam (MTsS Persis) Sumedang melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Ajaran 2025/2026 yang diawali dengan mata pelajaran Nahwu pada Jum’at, 22 Mei 2026. Pelaksanaan asesmen berlangsung dengan tertib dan lancar sesuai jadwal yang telah ditentukan pihak madrasah.
Menurut Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Wulan Indriani Utami, S.Pd., pelaksanaan ASAT berlangsung mulai Jum’at (22/5/2026) hingga Selasa (2/6/2026). Ia menyampaikan bahwa kegiatan asesmen menjadi bagian penting dalam evaluasi pembelajaran peserta didik selama satu tahun pelajaran. Selain untuk mengukur pencapaian akademik siswa, ASAT juga menjadi sarana dalam menilai kesiapan, kedisiplinan, dan tanggung jawab peserta didik selama mengikuti proses pendidikan di madrasah.
Berdasarkan berita acara pelaksanaan asesmen, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 hingga 08.20 WIB di Ruang I ujian MTsS Persis Sumedang dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang. Seluruh peserta yang terdaftar hadir mengikuti asesmen, sehingga tidak terdapat peserta yang tidak hadir pada pelaksanaan ujian tersebut. Kegiatan asesmen berlangsung kondusif dengan pengawasan dari tim penyelenggara sesuai tata tertib dan prosedur yang berlaku di lingkungan madrasah.
Mahdi selaku pengawas Ruang I pada jam pertama menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan ujian dimulai, seluruh siswa terlebih dahulu diperiksa terkait kebersihan diri, mulai dari kebersihan kuku, rambut, hingga kebersihan lingkungan kelas. Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pembiasaan disiplin serta penanaman nilai kebersihan kepada peserta didik di lingkungan madrasah.
“Kebersihan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter siswa. Sebelum ujian dilaksanakan, kami memastikan siswa dalam keadaan rapi dan lingkungan kelas bersih agar pelaksanaan asesmen berlangsung nyaman dan tertib,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsS Persis Sumedang, Budi Setiawan, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan ASAT bukan hanya sekadar kegiatan evaluasi akademik tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan budaya disiplin peserta didik. Ia menegaskan bahwa madrasah terus berupaya menciptakan suasana asesmen yang tertib, nyaman, dan kondusif agar siswa dapat mengikuti ujian dengan baik serta memperoleh hasil yang optimal.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan ASAT tidak hanya ditentukan oleh nilai akademik semata, melainkan juga oleh sikap jujur, tanggung jawab, dan kesungguhan siswa dalam mengikuti setiap tahapan asesmen. Oleh karena itu, pihak madrasah terus memberikan pembinaan kepada peserta didik agar memiliki kesiapan mental, spiritual, dan akademik selama pelaksanaan ujian berlangsung.
“Melalui ASAT ini kami berharap siswa dapat menunjukkan hasil belajar terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran dan kedisiplinan. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai dan memberikan manfaat bagi perkembangan pendidikan peserta didik,” ungkapnya.
Pelaksanaan ASAT menjadi bagian dari evaluasi pembelajaran akhir tahun untuk mengukur capaian kompetensi peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran di MTsS Persis Sumedang. Selain sebagai sarana evaluasi akademik, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran para siswa dalam mengikuti proses pendidikan.
Penulis: Mahdi
Editor: Fachri