26
Sumedang, 20 Mei 2026 — Pelaksanaan Ujian Tasmi Al-Qur'an, Hadits, dan Praktik Fiqih di MTsS Persis Sumedang resmi ditutup setelah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat. Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda penting madrasah dalam mengukur kemampuan peserta didik, khususnya dalam bidang keagamaan yang selama ini menjadi bagian utama pembinaan pendidikan di lingkungan Persatuan Islam.
Suasana aula madrasah tampak dipenuhi rasa syukur dan kebersamaan saat penutupan kegiatan dilaksanakan. Para guru, penguji, panitia, serta siswa kelas IX berkumpul dalam satu momen yang menjadi penanda berakhirnya proses ujian yang telah dilaksanakan selama beberapa hari terakhir. Kegiatan penutupan berlangsung sederhana namun penuh makna, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun di lingkungan madrasah.
Selama pelaksanaan ujian, para siswa mengikuti berbagai tahapan penilaian yang mencakup kemampuan membaca dan menyetorkan hafalan Al-Qur'an melalui tasmi, pemahaman Hadits, hingga Praktik Fiqih dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta diuji tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktik langsung yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, adab, dan tata cara pengamalan syariat Islam. Hal tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter religius yang terus ditanamkan kepada peserta didik.
Pelaksanaan ujian berlangsung dengan pengawasan dan pendampingan para guru serta penguji yang memberikan arahan kepada siswa selama proses berlangsung. Kesungguhan para siswa terlihat dari persiapan yang dilakukan sebelum ujian dimulai. Mereka berupaya menampilkan kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur'an, menjawab pertanyaan Hadits, maupun mempraktikkan materi Fiqih yang telah dipelajari selama berada di bangku madrasah.
Usai pelaksanaan ujian, Wakil Kepala MTsS Persis Sumedang Bidang Kurikulum, Wulan Indriani Utami, S.Pd., menyampaikan informasi kepada seluruh penguji untuk mengikuti kegiatan penutupan di aula madrasah. Dalam penyampaiannya, ia mengatakan, “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kepada seluruh penguji tasmi Qur'an, Hadits dan Praktik Fiqih, mohon menunggu di aula untuk kegiatan penutupan ujian. Atas perhatian dan kehadirannya kami ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.”
Dalam kegiatan penutupan tersebut, Kepala MTsS Persis Sumedang menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh peserta ujian, dewan guru, serta para penguji yang hadir di aula madrasah. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan Ujian Tasmi Al-Qur'an, Hadits, dan Praktik Fiqih dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh tanggung jawab.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ujian tersebut bukan hanya sekadar proses evaluasi akademik, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman pada diri peserta didik. Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur'an, memahami Hadits, serta mempraktikkan Fiqih harus menjadi bekal utama bagi para siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Kepala MTsS Persis Sumedang juga berpesan agar para siswa terus menjaga hafalan Al-Qur'an dan membiasakan diri untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari selama berada di madrasah. Ia berharap para siswa tidak berhenti belajar setelah ujian selesai, melainkan terus meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, serta semangat menuntut ilmu di jenjang pendidikan berikutnya.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekadar evaluasi akademik, melainkan juga bagian dari pembinaan mental dan spiritual peserta didik. Melalui Ujian Tasmi Al-Qur'an, Hadits, dan Praktik Fiqih, siswa diharapkan mampu membiasakan diri untuk terus dekat dengan Al-Qur'an, memahami sunnah Rasulullah SAW, serta menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen MTsS Persis Sumedang dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan umum, tetapi juga memiliki dasar keagamaan yang kuat. Madrasah berharap para lulusan nantinya mampu menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, pihak madrasah turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dewan guru, panitia pelaksana, serta orang tua siswa yang telah memberikan dukungan penuh selama kegiatan berlangsung. Menurut pihak madrasah, keberhasilan pelaksanaan ujian tersebut merupakan hasil dari kebersamaan, kerja sama, dan sinergi seluruh pihak dalam mendukung pendidikan peserta didik.
Para siswa pun tampak antusias dan lega setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian. Momen penutupan menjadi ajang kebersamaan sekaligus kenangan tersendiri bagi siswa kelas IX yang sebentar lagi akan menyelesaikan masa belajar di tingkat madrasah tsanawiyah. Kebersamaan antara guru dan siswa yang terjalin selama proses pendidikan menjadi bagian berharga yang tidak mudah dilupakan.
Dengan berakhirnya pelaksanaan Ujian Tasmi Al-Qur'an, Hadits, dan Praktik Fiqih tersebut, madrasah berharap seluruh peserta didik mampu menjaga hafalan, terus meningkatkan ibadah, serta mengamalkan ilmu yang telah dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Bekal ilmu agama yang kuat diharapkan menjadi pondasi penting bagi para siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya maupun saat terjun di tengah masyarakat.
Penulis: Mahdi
Editor: Fachri